Posts

Dear God

Dear God, Today is my birthday I'm so tired Need the breaktrough indeed Dear God, Life starts chasing me I cannot run fast Just stuck here Dear God, I know You are the Almighty one The one will give me the best I hope i understand it Dear God, Just near me And guiding me Always

Spam

Selama ini gw selalu ngebebasin orang2 yang mau komen di blog gw. Ceritanya demokratis gitu. Sampai, beberapa hari yang lalu, tiba2 blog gw penuh dengan komen. Gw surprise dong. Wah di tiap postingan ada komen nih. Saya hebat yah hahahaha. Ternyata itu spam!!. Arghhhhhhhhhhhhh aku kesallll. Makanya sejak seminggu yang lalu (kurang lebih) komen2 gak bisa bebas terlihat di blog gw, tapi harus diapprove ma gw dulu, baru bisa tampil (ceile bahasanya) di blog gw. Sok ngetop ye gw hehehehe. Tapi gapapa lah, daripada penuh ma komen2 spam a.k.a jualan barang. Malasss betss
HAPPY EID MUBARAK 1431 H

My Pray

Ya Allah, at this point, i really really need You Needs Your miracle so badly Could be my last chance to step ahead Just one miracle, indeed

It

I just started to believe that 'it' is exist and will get it sooner But seems it only my hope So now, i start to ignore it

HUKUM MATI KORUPTOR!!!!

Sedih juga ya liat para koruptor dapat remisi pas 17an kemarin. Indonesia yang udah merdeka 65 tahun, ternyata masih dijajah oleh para koruptor. Kata menteri Hukum dan HAM kita, Pak Patrialis Akbar, para koruptor yang dikasi remisi tersebut karena mempertimbangkan alasan kemanusiaan. Hahaha alasan yang mengada2. Emangnya para koruptor itu mikirin manusia2 Indonesia yang masih kekurangan gizi, yang gak bisa sekolah, yang gak punya akses mendapatkan air bersih, yang gak bisa punya rumah tinggal yang layak dan semua kesusahan yang dialami oleh rakyat Indonesia. Dan kesusahan2 rakyat itu salah satu penyebabnya karena dana yang seharusnya buat kesejahteraan rakyat malah dikorupsi ama begundal2 najis a.k.a koruptor. Jadi seharusnya koruptor itu gak layak dapat remisi, tapi mereka layaknya DIHUKUM MATI atau DIHUKUM RAJAM. Biar mampus mereka!! (Oh Allah SWT, maapkan saya yang terlalu emosi)

Ngebet tenarrrr

Kasus kebohongan publik yang dilakukan oleh Eko Ramaditya Adikara mengingatkan gw bahwa internet telah membuat orang menjadi gila ketenaran. Kok jadinya orang2 melakukan aktivitas di internet ada pamrihnya ya, yaitu pamrih untuk jadi tenar. Ngeblog, harus bisa bikin tenar (at least, blognya bisa dijadiin buku). Uplod video ke Youtube, berharap bisa jadi artis dadakan (lipsync Sinta-Jojo). Memang gak semua yang beraktivitas di internet pamrih akan ketenaran. Masih banyak orang2 yang mereka emang tulus mau kasih info atau menyebarkan berita atau apapun yang positif. Masalah tenar gak tenar mah urusan belakangan. Yah kalopun jadi tenar, itu mah bonus. Gw jadi teringat ama postingan gw tentang Ferry Ristiwan. Ferry punya blog yang gada followernya sama sekali (sampe akhirnya gw jadi followernya). Apakah blognya jelek ampe ga ada followernya? Jawabnya nggak. Blognya bagus. Dia banyak posting puisi, quote dan semacamnya. Trus kenapa gada yang follow? Karena Ferry buat blog sebagai sarana ...